Senin, 22 November 2010

FISIOLOGI RESEPTOR DAN EFEKTOR


·         Rangsangan yang terjadi pada semua organisme yang ada terbagi menjadi dua yaitu rangsangan dalam dan rangsangan luar, saat organisme menerima rangsang disebut reseptor dan reseptor di beri tanggapan atau respon di sebut efektor. Jenis rangsangan yang ada pada organisme diantaranya adalah : kemoreseptor, termoreseptor, mekareseptor, fotoreseptor, magnetoreseptor dan elektroreseptor. 
·         Proses tanggapan yang terjadi dapat berupa perubahan gerak, perubahan warna dan pelapasan arus listrik. Tanggapan perubahan warna tejadi pada hewan sejenis ubur, bunglon yang memiliki pigmen warna atau kromatofor, perubahan warna dilakukan untuk melindungi diri, menyamar dll. Peubahan gerak biasa terjadi pada hewan tingkat tinggi seperti manusia. Gerakan terjadi karena adanya sel yang mengadung sitoskeleton (aliran sitoplasmik) yang berfungsi untuk bergerak. dalam gerkan terdapat dua proses gerak yang terjadi yaitu kontraksi dan relaksasi.  Yang terakhir pelepasa arus listrik hanya terjadi pada jenis ikan yang tertentu seperti belut listrik.

Senin, 01 November 2010

STRUKTUR DAN FUNGSI SEL MIKROBA


*      Struktur sel secara keseluruhan pada sel hewan dan tumbuhan pada intinya sama hanya saja pada ada beberapa sel yang dimiliki sel tumbuhan tapi tidak dimiliki oleh sel hewan dan begitupun sebaliknya.  Seperti dinding sel, kloroplas terdapat pada tumbuhan tapi tidak terdapat pada hewan, sedangkan pada hewan terdapat sentriol.
  • Struktur sel prokaryot 

  •    Struktur sel eukaryote hewan

  •   Struktur sel eukaryote tumbuhan

  •    Tipe – tipe yang dimiliki oleh masing-masing sel
1.       Sel prokariot
·         Ukurannya kecil
·         Tidak punya organel
·         Inti sel tidak bermembran
·         Bahan genetis di simpan dalam sitoplasma
·         Jumlah kromosom satu
·         Memiliki plasmid
·         Ada ribosom, ukurannya kecil dibandingkan sel eukaryot
·         Memiliki PH basa lebik rendah dari pada sel eukaryote
2.       Sel eukaryote
o   Memiliki inti yang diselimuti oleh membrane
o   Inti el mengandung bahan genetis yang tersusun dalam kromosom
o   Memiliki histon
o   Pembelahan mitosis
o   Ukuran ribosom lebih besar dari pada prokaryot serta terdapat apparatus golgi
o   Memiliki mitokondria dan kloroplas



SEJARAH PERKEMBANGAN MIKROBIOLOGI


  • Pertama kali mikroba ditemukan oleh Van Leeuwenhoek denegan mikroskop pembesaran 50-300 kali serta merupakan  penemu animalcultur.
  • Teori-teori tentang mikroba
1.       Teori abiogenesis : animalcultur dari bahan mati tapi dengan seiring perkembangan jaman teori ini tidak terbukti kebenarannya.
2.       Teori biogenesis : animaculus terbentuk dari benih dan hidup di udara.
  • Penemu mikroorganisme atau mikroba
1)      Francesco Redi meneliti daging busuk, microba / animalkultur tidak akan ada bila ruangannya tertutup rapat.
2)      Lazzaro Spallanzani percobaannya dengan labu yang dididihkan, berkesimpulan bahwa udara yang masuk mempengaruhi pertumbuhan organism didalamnya.
3)      Louis Pasteur mengemukakan kalau dalam udara mengandung mikroba dan cara pembebasannya dikenal denal pasteurisasi dan sterilisasi.
4)      John Needham denagn cara memanaskan kaldu yang masih menghasilkan mikroorganisme.
5)    John Tyndall adalah penemu bakteri berspora, dalam percobaannya tyndall ada tiga hal penting yaitu :
a.       Pertumbuhan bakteri dipengaruhi oleh suhu (termolabil)
b.      Bakteri kuat terhadap panas (termorisiten) serta dapat membentuk endospora proses ini disebut Tyndallisasi.
6)      Iwanowsky dan Poatulat River merupakan ilmuan yang menemukan virus, virus merupakan makhluk hidup yang memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan bakteri.
  • Peran mikroba biasanya dalam proses Fermentasi dan pembusukan
  • Pada penelitian yang dilakukan oleh Pasteur terdapat 3 macam mikroba berdasarkan oksigennya yaitu ; Anaerob , Aerob, Fakultatif anaerob
  • Teori asal mula kehidupan berawal dari atmosfer  (O2  sedikit, lapisan ozon tipis) akibatnya banyak sinar UV yang mengenai bumi kemudia terjadi radiasi UV , suhu menjadi tinggi yang menyebabkan terjadinya perubahan anorganik menjadi organic, organic menjadi lebih kompleks, dan yang terakhir terbentuk makromolekul. Selajutnya mekromolekut tersebut bergabung membentuk  seperti membrane kamudian mengellilingi cairan dan terbentuklah organism seluler. Teori asal mula ini dikuatkan oleh S. Miller (1957) dan H. Urey (1954).
  • Kaguanaan khamir bagi manusia sangatlah banyak salah satu contoh digunakn untuk Membuat makanan, C/ tempe, kecap, dsb.


PENGERTIAN MIKROBIOLOGI DAN MIKROBA


  • Mikrobiologi merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari organism yang berukuran sangat kecil atau makroskopis seperti virus, bakteri, fungi, dsb.
  • Orientasi taksonomi terbagi menjadi ;
1.       Virology (mempelajari seluk beluk tentang virus)
2.       Bakteriologi (mempelajari ruang lingkup tentang bakteri)
3.       Mikologi (mempelajari segala sesuatu yang termasuk jamur)
4.       Fikologi / algologi (mempelajari makhluk yang temasuk pada golongan ganggang dan alga)
5.       Protozoologi (mempelajari ruang lingkup tentang protozoa)
  • Mikroba merupakan jasad hidup yang berukuran kecil. Mikroba dapat dibedakan menjadi dunia tumbuhan (plantae) dan dunia binatang (animalia).
  • Pendapat-pendapat para ilmuan tentang pembagian mikroba
1.       Ernest Haeckel  membedakan organisasi sel nya menjadi dunia tumbuhan (plantae), dunia tumbuhan (animalia), dan protista.
2.       R. H. Whittaker membagi jasad hidup menjadi jasad prokariotik, jasad eukariotik uniseluler, dan jasad eukariotik multiseluler.
3.       Carl Woese membagi jasad hidup menjadi arkhaebacteria, eukaryote, dan eubacteria.
  • Ciri umum mikroba adalah sebagai produsen, konsumen, dan redusen (pengurai).
  • Rentang keragaman jasad makroba atau mikroba dapat dilihat dari, kergaman ukuran, nutrisi, dan faktor  fisik lingkungan.
  • Diversitas kehidupan mikroba terbagai menjadi beberapa macam, diantaranya Thermofilik (dipengaruhi oleh panas), Psikrofilik , Acidofilik, Alkalifilik, Barofilik, Radiofilik, contoh Deinococcus radiodurans, Anaerobic obligat , contohnya  bakteri endosimbiotik dalam serangga.


Selasa, 19 Oktober 2010

FISIOLOGI SARAF


Pengertian fisiologi sel adalah suatu cabang ilmu pengetahuan yang membahas dan mengkaji tentang sel baik itu struktur, fungsinya, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan sel. Sedangkan sel dapat diartikan sebagai unit terkecil dari organism. Sel dapat dibedakan menjadi, sel tunggal dan sel multiseluler.
o   Teori-teori tentang sel
a)      Robert hooke (1665) meneliti sayatan gabus di bawah mikrokop. Pengamatannya menemukan rongga-rongga yang berbentuk sel.
b)      Anton Van Leeuwehoek meneliti tetesan air sel darah merah dalam mikroskop dengan pembesaran 300X, menemukan mikroba yang merupakan sel tunggal.  
c)      Mathias schleiden dan Theodore Schwann (1893), mereka menemukan adanya kesamaan antara struktur sel hewan dan tumbuhan. Mereka pun kemudian mengeluarkan pendapat bahwa makhluk hidup terdiri dari sel, dan sel merupakan unit structural terkecil dari makhluk hidup.
o   Sel tebagi 2 berdasarkan intinya yaitu sel prokariot (pada bakteri) dan eukariot (pada mikroba tingkat tinggi).
o   Bagian-bagian sel
a)      Inti sel berfungsi untuk mengatur segala aktifitas sel
b)      Ribosom  berfungsi sebagai tempat untuk mensintesis protein
c)      Reticulum endoplasma (RE) berfuungsi  sebagai alat transfortasi zat-zat di dalam sel itu sendiri.  RE dapat dibedakan menjadi 2 yaitu : RE halus dan RE kasar.
d)     Apparatus golgi  berfungsi sebagai  tempat ekresi sel dan system transpor  dalam sel serta memodifikasi unit glikoprotein dan karbohidrat .
e)      Lisosom  berfungsi sebagai system pencernaan intrasel yang akan mencerna dan membuang bahan-bahan yang tidak dibutuhkna serta dianggap asing dan sebagai penghasi dan tempat penyimpanan enzim seluler.
f)       Mitokondria berfungsi sebagai tempat respirasi seluler .
g)      Sentriol dan sitoskeleton mempunyai peran dalam pembelahan sel baik itu secara mitosis ataupun meiosis.
h)      Mikrofilamen berperan dalam pergerakan sel .
i)        Mikrotubulus berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai rangka sel
j)        Membran plasma  berfungsi sebagai tempat pembuatan enzim, dalam metabolism sel dan berperan  sebagai rintangan yang selektif.        
o   Sifat fisik dan kimia sel adalah  kapasitas panas, vikositas, panas penguapan, dan kondisi molekul.
o   Proses metabolisme yang terjadi didalam sel terbagi menjadi beberapa tahapan, yaitu  :
1)      Tahap pertama makanan yang masuk dip roses dalam system percernaan atau saluran pencernaan bagi hewan tingkat tinggi sedangkan bagi hewan tingkat rendah terjadi didalam sel.
2)      Tahap kedua merupakan sebuah proses pemecahan senyawa glukosa dan senyawa lain yang terbentuk menjadi ATP.
3)      Tahap ketiga merupakan proses oksidasi  serta pembentukan ATP dalam system transpor.
o   Macam-macam cara transport zat melalui membrane yaitu transport ion channel, transport aktif.
o   Perbedaan sel tumbuhan, hewan dan bakteri

Sel tumbuhan
Sel hewan
Sel bakteri
Sel tumbuhan lebih besar daripada sel hewan.
Sel hewan lebih kecil daripada sel tumbuhan.
Sel bakteri sangat kecil.
Mempunyai bentuk yang tetap.
Tidak mempunyai bentuk yang tetap.
Mempunyai bentuk yang tetap.
Mempunyai dinding sel dari selulosa.
Tidak mempunyai dinding sel
Mempunyai dinding sel dari lipoprotein.
Mempunyai plastida.
Tidak mempunyai plastida.
Tidak mempunyai plastida.
Mempunyai vakuola
Tidak mempunyai vakuola
Tidak mempunyai vakuola.
Menyimpan tenaga dalam bentuk butiran (granul) pati.
Menyimpan tenaga dalam bentuk butiran (granul) glikogen.
-
Tidak Mempunyai sentrosom.
Mempunyai sentrosom .
Tidak Mempunyai sentrosom.
Tidak memiliki lisosom.
Memiliki lisosom.

Nukleus lebih kecil daripada vakuola.
Nukleus lebih besar daripada vesikel.
Tidak memiliki nukleus dalam arti sebenarnya.

Senin, 18 Oktober 2010

FISIOLOGI SEL

  • Sel penyusun sel saraf adalah neuron dan sel glia
  • Neuron terbagi menjadi tiga macam, yakni :
  1. Neuron sensorik, berfungsi sebagai membawa rangsang dari tepi ke pusat sarat.
  2. Interneuron, berfungsi sebagai penghubung antara neuron sensorik dan motorik
  3. Neuron motorik, berfungsi sebagai membawa rangsang dari pusat saraf ke daerah tepi.
  • Bentuk sel saraf dapat dibedakan menjadi unipolar, bipolar, dan multipolar.
  • Komponen sel saraf terdiri atas badan sel, dendrite , dan akson.
  • Sel glia berfungsi untuk membuang zat-zat sisa dari sekita neuron dan mendukung sel sarf dalam fungi kendali dan koordinasi tubuh.
  • Komponen penyusun sistem saraf terdiri atas Otak, Serabut saraf, Pleksus Ganglia.
  • Keadaan sel saraf pada dasarnya dapat dibedakan menjadi :
  1. Polarisasi merupakan keadaan atau proses dimana sel saraf dalam keadaan istirahat.
  2. Depolarisasi merupakan keadaan sel saraf sedang dalam keadaan aksi. Aksi yang dilakukan berupa perubahan elektron kimia, membaran baik yang luar ataupun dalm sehingga menghasilkan impuls dan potensial aksi.
  3. Repolarisasi adalah dimana sel saraf dalam keadaan penyembuhan.
  • Perjalanan impuls yang terjadi dapat di gambarkan sebagai berikut :




  • Periode refrakter dibedakan menjadi Periode refrakter absolute merupakan keadaan sel saraf yang tidak dapat merespon rangsangan yang telah diberikan meskipun diberi rangsangan yang kuat, proses ini terjadi pada awal repolarisasi dan Periode refrakter relative merupakan peristiwa dimana sel saraf dapat merespon rangsangan yang di berikan asalkan rangsangan yang diberikan lebih kuat daripada yang sebelumnya.
  • Proses transmisi yang terjadi pada sinaps dapat dibedakan menjadi, transmisi sinaps elektrik, transmisi sinaps kimiawi, transmisi sinaps eksitatorik, dan transmisi sinaps inhibitorik.

KONSEP FUNDAMENTAL FISIOLOGI HEWAN

Pengertian fisiologi hewan adalah ilmu yang mempelajari dan mengkaji mengenai mekanisme kerja fungsi kehidupan dan segala sesuatu yang dilakukan oleh hewan berdasarkan gejala-gejala yang telah ada.
·         Fungsi kehidupan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal
·         Faktor internal yang harus dijaga stabilitasnya adalah Keasaman atau Ph, Kadar garam, Suhu tubuh, Kandungan air dalam tubuh,Kandungan nutrient.
o   Hewan terbagi kedalam dua jenis dalam mempertahankan stabilitas lingkungan internalnya yaitu hewan komformer (perubahan terjadi seiring dengan perubahan lingkungan) dan hewan regulator (dapat mengatur dengan tepat).
o   Ada dua jenis adaptasi yang dilakukan hewan yaitu aklimatisasi(komplek karena dipengaruhi banyak faktor), dan aklimasi (tidak kompleks karena dipengaruhi 1 atau 2 faktor saja).
o   Lingkungan internal terbagi dalam dua bagian, yaitu :
1.      Lingkungan akuatik
Dipengaruhi oleh, tekanan hidrostatik, kandungan zat terlarut dan suhu.
2.      Lingkungan terestial